banner 728x250

Emas Menguat di Tengah Ketidakpastian Global, JAMPI Soroti Faktor Kurs dan Suku Bunga

banner 120x600

Jakarta – Harga emas kembali menguat pada perdagangan hari ini. Berdasarkan data terbaru, harga emas fisik tercatat naik Rp35.000 menjadi Rp3.003.000 per gram, dari sebelumnya Rp2.968.000 per gram. Kenaikan ini mencerminkan meningkatnya minat investor terhadap aset lindung nilai di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Jaringan Analis Media Pemuda Indonesia (JAMPI) menilai penguatan harga emas tidak lepas dari kombinasi faktor global dan domestik yang masih menekan pasar keuangan.

banner 325x300

“Kenaikan harga emas menunjukkan investor kembali mencari instrumen aman atau safe haven. Ketidakpastian ekonomi global, fluktuasi pasar saham, serta risiko geopolitik menjadi pemicu utama penguatan emas,” ujar M. Yudi Suparta, Analis JAMPI.

Menurut JAMPI, pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat juga turut mendorong kenaikan harga emas di dalam negeri. Harga emas domestik sangat sensitif terhadap pergerakan kurs, sehingga ketika dolar menguat, harga emas cenderung ikut terkerek naik.

Selain faktor nilai tukar, ekspektasi pasar terhadap kebijakan suku bunga global turut mempengaruhi pergerakan emas. Ketika suku bunga diperkirakan akan ditahan atau berpotensi turun, emas menjadi lebih menarik karena tidak tergerus imbal hasil seperti instrumen berbasis bunga.

“Selama ketidakpastian ekonomi dan inflasi masih menjadi isu utama, harga emas berpotensi tetap volatil namun cenderung menguat. Emas masih relevan sebagai instrumen diversifikasi dan pelindung nilai jangka menengah hingga panjang,” tambah Yudi.

JAMPI mengimbau investor untuk tetap memperhatikan manajemen risiko dan tidak hanya berfokus pada keuntungan jangka pendek, mengingat pergerakan harga emas sangat dipengaruhi oleh dinamika global yang cepat berubah.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *