Jakarta: CEO AFC Ajax Amsterdam Menno Geelen menjelaskan pengembangan talenta menjadi salah satu fondasi utama klub. Mereka tidak hanya mencari pemain yang menonjol pada usia muda, tetapi juga melihat potensi pemain untuk berkembang hingga level senior.
Hal itu disampaikan Menno dalam pemaparan mengenai strategi pengembangan sepak bola berkelanjutan saat hadir di Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 Jakarta.
Ia yang hadir bersama Head of Football Partnership Ajax, Corne Groenendijk juga membuka peluang pemain muda Indonesia untuk masuk dalam program pengembangan mereka dan tampil di Future Cup. Turnamen usia muda tersebut rutin digelar Ajax di Amsterdam.
“Talenta yang tepat berbeda dengan talenta terbaik,” ujar Menno di International Convention Center (JICC) Senayan, Jakarta, Sabtu (12/9).
Ajax memiliki jaringan klub mitra di berbagai negara. Melalui jaringan tersebut, mereka berbagi pengetahuan, metodologi latihan, serta mengembangkan pemain dan pelatih.
Salah satu programnya adalah memilih pemain muda terbaik dari klub-klub mitra untuk dikumpulkan dalam satu tim. Para pemain kemudian mendapatkan kesempatan berlatih bersama staf kepelatihan Ajax dan mengikuti Future Cup.
Perwakilan Ajax itu menyebut pemain dari Indonesia berpeluang masuk dalam program tersebut. Bahkan, mereka menargetkan ada pemain Indonesia yang tampil di Future Cup tahun depan.
“Tahun-tahun selanjutnya akan ada pemain sepak bola Indonesia yang ada di foto ini,” ujar Corne dalam paparan yang saling bergantian saat menunjukkan foto yang didalamnya terdapat talenta-talenta muda dari seluruh penjuru dunia berlatih bersama Ajax.
Dalam program sebelumnya, Ajax mengumpulkan 18 pemain dari berbagai negara untuk membentuk tim bernama Future United. Mereka berlatih selama enam hari di bawah bimbingan staf kepelatihan Ajax sebelum tampil di Future Cup.
Tim tersebut dihuni pemain dengan latar belakang berbeda, termasuk dari Jepang dan Meksiko. Future United kemudian finis di posisi ketiga turnamen.
Selain pengembangan pemain, Ajax menekankan pentingnya filosofi klub. CEO Ajax Menno Geelen mengatakan klub harus memiliki identitas, nilai, dan gaya bermain yang jelas agar dapat menjaga kesinambungan meski terjadi pergantian pemain, pelatih, maupun manajemen.
“Prestasi masa lalu tidak otomatis menjamin kesuksesan pada masa depan. Karena itu, klub perlu membangun strategi jangka panjang yang konsisten, terutama dalam pengembangan pemain dan budaya organisasi,” tegasnya.
Bagi Ajax, pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya mencetak pemain berkualitas sekaligus menjaga keberlanjutan klub.















